MATANUSANTARANEWS, MAKASSAR. UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kota Makassar kembali menunjukkan perannya sebagai pusat layanan sekaligus mitra edukasi dalam penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Pada Kamis (2/7/2026), Kepala UPTD PPA Kota Makassar, Dra. Andi Erliana, M.Hum., didampingi Ketua Tim Reaksi Cepat (TRC), menerima kunjungan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Psikiatri Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin di Kantor UPTD PPA Kota Makassar. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sitti Aisyah, S.H., selaku Konselor Hukum UPTD PPA, serta Dr. Ifa Tunisya, Sp.K.J.(K) yang mendampingi rombongan dalam proses pembelajaran. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara institusi pelayanan publik dan dunia akademik dalam meningkatkan kualitas penanganan korban kekerasan melalui pendekatan multidisiplin.

Dalam pertemuan tersebut, peserta mendapatkan gambaran mengenai mekanisme layanan yang diterapkan UPTD PPA Kota Makassar, mulai dari penerimaan laporan, asesmen awal, pendampingan hukum, pendampingan psikologis, hingga proses rehabilitasi bagi korban kekerasan terhadap perempuan dan anak. Sebagai bagian dari proses pembelajaran di luar rumah sakit, para peserta PPDS Psikiatri memilih UPTD PPA sebagai lokasi studi lapangan untuk memahami secara langsung dinamika penanganan trauma dan aspek psikologis yang dialami korban. Selain memperoleh pemahaman mengenai layanan psikososial, peserta juga berdiskusi mengenai pentingnya kolaborasi antara tenaga kesehatan, psikolog, konselor hukum, pekerja sosial, serta aparat penegak hukum dalam memberikan perlindungan yang komprehensif kepada korban. Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai studi kasus dan pengalaman lapangan yang menjadi bahan pembelajaran bagi calon dokter spesialis psikiatri.

Melalui kunjungan ini, diharapkan terbangun pemahaman yang lebih utuh mengenai pentingnya pendekatan holistik dalam menangani korban kekerasan, tidak hanya dari aspek medis, tetapi juga psikologis, hukum, dan sosial. UPTD PPA Kota Makassar menyambut baik kolaborasi dengan Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin sebagai langkah strategis dalam mencetak tenaga profesional yang memiliki kompetensi dan sensitivitas terhadap isu perlindungan perempuan dan anak. Sinergi antara lembaga pelayanan dan institusi pendidikan diharapkan mampu mendorong lahirnya inovasi serta peningkatan kualitas layanan bagi korban, sehingga proses pemulihan dapat berlangsung secara optimal. Komitmen bersama ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan sistem perlindungan perempuan dan anak yang semakin profesional, terpadu, dan berorientasi pada pemenuhan hak-hak korban di Kota Makassar.

Source : Matanusantaranews

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *