MATANUSANTARA,MAKASSAR — Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Makassar turut ambil bagian dalam Gerakan World Cleanup Day (WCD) 2026 yang dilaksanakan secara serentak pada Minggu (20/9/2026). Kegiatan yang dipusatkan di Taman Pakui tersebut diikuti langsung oleh Kepala Dispora Kota Makassar, Syamsul Bahri, S.IP., M.Si., bersama Sekretaris Dispora, Ariansyah, S.P., M.Adm.SDA., serta jajaran Dispora Makassar. Keterlibatan jajaran Dispora dalam gerakan tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung kampanye kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekaligus mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengambil peran nyata dalam menjaga ruang publik. Kegiatan berlangsung dengan semangat kebersamaan, di mana para peserta bersama-sama melakukan aktivitas kebersihan di kawasan Taman Pakui. Partisipasi Dispora Makassar dalam WCD 2026 juga menjadi momentum untuk menanamkan kesadaran bahwa menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Bagi generasi muda, keterlibatan dalam kegiatan seperti ini dapat menjadi ruang untuk membangun kepedulian sosial sekaligus memperkuat semangat gotong royong. Kebersihan lingkungan tidak hanya berkaitan dengan aktivitas memungut dan mengelola sampah, tetapi juga menyangkut bagaimana setiap individu membangun kebiasaan untuk tidak membuang sampah sembarangan serta menjaga fasilitas dan ruang publik yang digunakan bersama. Karena itu, kegiatan World Cleanup Day diharapkan mampu menjadi pengingat bahwa perubahan dapat dimulai dari tindakan sederhana yang dilakukan secara konsisten dan bersama-sama. Melalui keterlibatan dalam gerakan tersebut, Dispora Kota Makassar terus mendorong lahirnya generasi muda yang tidak hanya aktif dalam bidang olahraga dan pengembangan kreativitas, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya. Syamsul Bahri bersama jajaran Dispora berharap semangat yang dibangun melalui World Cleanup Day dapat terus berlanjut dalam kehidupan sehari-hari dan tidak berhenti pada satu kegiatan. Kolaborasi antara pemerintah, generasi muda, komunitas, dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman. Pada akhirnya, menjaga lingkungan bukan sekadar tentang membersihkan tempat yang kotor, tetapi tentang membangun kebiasaan, kepedulian, dan kesadaran bersama untuk mewariskan ruang hidup yang lebih baik bagi generasi mendatang. Source : Matanusantaranews Post navigation Lepas Gold Run Pegadaian Sulselbar, Kadispora Makassar Ajak Warga Berolahraga Sambil Peduli Kota Dispora Makassar Buka Advance Content Creator Academy, Dorong Pemuda Ciptakan Karya “Beyond the Trend”