MATANUSANTARANEWS, MAKASSAR. Upaya memperkuat perlindungan terhadap perempuan dan anak terus dilakukan Pemerintah Kota Makassar melalui kolaborasi lintas sektor. Pada Jumat (3/7/2026), UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kota Makassar kembali menggelar Pertemuan Koordinasi dan Kerja Sama Lintas Sektor Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan, Kekerasan terhadap Anak, dan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Kegiatan ini menghadirkan IPDA Adhi Suryawijoyo, Kepala Pembinaan Operasional Satreskrim Polres Pelabuhan Makassar, sebagai narasumber bersama Dr. Ifa Tunisya, Sp.K.J.(K), Kepala UPTD PPA Kota Makassar. Pertemuan tersebut menjadi wadah strategis untuk memperkuat koordinasi antarlembaga dalam meningkatkan kualitas pelayanan, penanganan, dan pendampingan bagi korban kekerasan, khususnya perempuan dan anak. Dengan melibatkan aparat penegak hukum, forum ini diharapkan mampu menghadirkan langkah-langkah yang lebih efektif dalam memberikan perlindungan menyeluruh kepada korban sejak proses pelaporan hingga penyelesaian perkara. Dalam pemaparannya, Dr. Ifa Tunisya, Sp.K.J.(K) menjelaskan bahwa kegiatan koordinasi ini telah memasuki pelaksanaan yang ketujuh, sebagai bagian dari komitmen UPTD PPA Kota Makassar dalam membangun sistem perlindungan yang semakin terpadu. Menurutnya, setiap tahapan pertemuan melibatkan unsur yang berbeda agar tercipta sinergi yang lebih luas di antara seluruh pemangku kepentingan. Pada pertemuan kali ini, keterlibatan pihak kepolisian menjadi fokus utama untuk memperkuat aspek pendampingan hukum bagi korban. Kehadiran Polres Pelabuhan Makassar diharapkan dapat meningkatkan koordinasi dalam proses penanganan laporan, penyelidikan, hingga pemberian rasa aman kepada korban selama proses hukum berlangsung. Sementara itu, IPDA Adhi Suryawijoyo menegaskan pentingnya kerja sama antara aparat penegak hukum dan lembaga layanan perlindungan perempuan dan anak agar setiap kasus dapat ditangani secara profesional, cepat, serta mengedepankan kepentingan terbaik bagi korban. Melalui forum koordinasi ini, para peserta juga berdiskusi mengenai berbagai tantangan yang dihadapi dalam penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan, anak, dan tindak pidana perdagangan orang, sekaligus merumuskan langkah-langkah strategis untuk memperkuat sistem perlindungan di Kota Makassar. Pendekatan kolaboratif yang melibatkan kepolisian, tenaga kesehatan, psikolog, konselor hukum, pekerja sosial, dan berbagai unsur lainnya dinilai menjadi kunci dalam menghadirkan layanan yang komprehensif bagi korban. UPTD PPA Kota Makassar berharap sinergi yang terus dibangun melalui pertemuan lintas sektor ini mampu meningkatkan efektivitas penanganan kasus, mempercepat akses korban terhadap layanan hukum dan psikososial, serta memperkuat upaya pencegahan di tengah masyarakat. Dengan kerja sama yang semakin erat antarinstansi, Kota Makassar diharapkan mampu mewujudkan lingkungan yang aman, inklusif, dan bebas dari segala bentuk kekerasan terhadap perempuan, anak, maupun tindak pidana perdagangan orang. Source : Matanusantaranews Post navigation Lurah Antang Dampingi Camat Manggala Tertibkan Bangunan yang Berdiri di Atas Drainase Jalan Bukit Baruga Kadis DPPPA Makassar Tekankan Peran Strategis Bidan dalam Perlindungan Perempuan dan Anak pada HUT IBI ke-75